Payango.id | Boalemo, 14 Juli 2025 — Tongkat estafet kepemimpinan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Boalemo kini resmi berganti. Dalam suasana khidmat dan penuh harapan, H. Abdul Azis J. Djakatara, M.Pd dilantik sebagai Ketua PGRI Kabupaten Boalemo untuk masa bakti 2025–2030.
Pelantikan berlangsung di Aula SMKN 1 Boalemo, Senin (14/7/2025), dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau, Ketua DPRD Boalemo H. Karyawan Eka Putra Noho, S.Sos, serta jajaran pengurus PGRI Provinsi Gorontalo, para kepala sekolah, dan ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menekankan pentingnya peran guru sebagai penggerak utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan H. Abdul Azis, PGRI akan semakin berkontribusi besar dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Boalemo.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal dari amanah besar untuk memajukan dunia pendidikan. Saya percaya, dengan integritas dan pengalaman yang dimiliki Bapak Abdul Azis, PGRI akan menjadi organisasi yang semakin kuat dan visioner,” ujar Bupati.
Sementara itu, dalam pidato perdananya sebagai Ketua PGRI, H. Abdul Azis J. Djakatara, M.Pd menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan guru, meningkatkan kapasitas anggota, serta membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
“Kami akan menjadikan PGRI sebagai rumah besar yang kokoh bagi guru-guru Boalemo — tempat bernaung, bertumbuh, dan berjuang bersama. Fokus kami ke depan mencakup peningkatan kompetensi, penguatan solidaritas, serta transformasi organisasi yang adaptif terhadap dinamika zaman,” tuturnya.
Pelantikan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara, penyerahan bendera pataka PGRI, dan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai simbol semangat kebersamaan dalam keluarga besar PGRI.
Dengan resmi dilantiknya Ketua PGRI yang baru, harapan pun menguat agar organisasi ini kian mampu berperan strategis dalam membentuk ekosistem pendidikan yang profesional, progresif, dan berkelanjutan di Kabupaten Boalemo.(*)


















