Payango.id | Boalemo — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Boalemo kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan agenda besar penanggulangan kemiskinan. Dalam rapat paripurna terbaru, juru bicara Fraksi, Hariyanto Mamangkey, menyampaikan pandangan strategis yang menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai fokus utama dalam penyusunan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. (12/11/25)
Dengan gaya penyampaian yang lugas, Hariyanto menekankan bahwa dokumen KUA-PPAS tidak boleh sekadar menjadi formalitas anggaran, tetapi harus menjadi instrumen pembangunan yang akuntabel, transparan, dan benar-benar berpihak kepada rakyat.
“Setiap rupiah anggaran harus disalurkan tepat sasaran, berbasis data terpadu yang valid, dan mampu memberdayakan masyarakat untuk keluar dari rantai kemiskinan,” ujar Hariyanto dalam paripurna tersebut.
Sorotan dan Tuntutan Fraksi PDI Perjuangan
- Pemenuhan SPM Perumahan: Rumah Layak Huni dan Akses Jamban Sehat
Fraksi menyoroti masih rendahnya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada sektor perumahan. Banyak masyarakat Boalemo yang masih tinggal di rumah tidak layak huni serta kekurangan fasilitas sanitasi dasar.
Fraksi meminta Pemda untuk mengambil langkah serius dan terukur dalam penyediaan rumah layak huni dan pembangunan jamban sehat sebagai bagian dari kebutuhan dasar masyarakat.
- Optimalisasi SPDN Untuk Nelayan Pesisir
Terkait sektor perikanan, Fraksi PDI Perjuangan mendorong Pemda mempercepat optimalisasi pengoperasian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPDN).
Ketersediaan BBM bersubsidi dianggap sebagai kebutuhan mendesak demi menekan biaya operasional nelayan kecil dan meningkatkan kesejahteraan keluarga pesisir.
- Evaluasi Mutasi ASN, Khususnya di Sektor Pendidikan
Fraksi juga menyoroti dinamika mutasi ASN yang dinilai masih membutuhkan penataan.
Mereka mendesak Pemda melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya pada dunia pendidikan, sekaligus membuka ruang dialog bersama organisasi profesi guru demi terciptanya kebijakan yang lebih humanis dan berkualitas.
Arah Bersama: DPRD – Pemda dalam Satu Semangat
Menutup pandangannya, Hariyanto mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antara DPRD dan pemerintah daerah, terutama dalam penyaluran program bantuan APBD kepada masyarakat.
Fraksi PDI Perjuangan berharap seluruh pokok pikiran yang mereka sampaikan dapat benar-benar diakomodir dalam dokumen resmi perencanaan daerah, sebagai wujud keseriusan bersama dalam mewujudkan Boalemo yang lebih maju, manusiawi, dan berpihak pada rakyat kecil.
Dengan gaya tegas namun konstruktif, Fraksi PDI Perjuangan menegaskan: pengentasan kemiskinan bukan hanya program, melainkan kewajiban moral pemerintah. (Euastas Kidd)


















