Breaking News
Ingin jangkau lebih banyak pelanggan? Pasang iklan sekarang! Hubungi kami di No. Telpon/SMS/WhatsApp di 0812 4346 0159. Kami siap membantu mempromosikan bisnis Anda dengan efektif!
Mabar Kriminal
Mabar Kriminal

Frait Danial Jemput Aspirasi Warga Patoameme di Tengah Keterbatasan

Payango.id — Boalemo | Reses masa persidangan pertama tahun 2025–2026 Anggota DPRD Kabupaten Boalemo berlangsung hangat dan penuh harapan di Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, pada 4 November 2025. Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Anggota DPRD Frait Danial, S.IP, bersama Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, S.Sos, masyarakat desa memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan beragam aspirasi yang menyentuh aspek ekonomi, sosial, hingga kebutuhan kelompok nelayan.

Meski digelar secara sederhana karena kondisi anggaran yang terbatas, reses ini tetap menjadi ruang penting bagi warga untuk mengutarakan kebutuhan yang selama ini mereka perjuangkan.

Warga Desa Patoameme menyampaikan sejumlah usulan prioritas, mulai dari bantuan bibit jagung, alat bantu odong-odong untuk empat kelompok, hingga modal usaha bagi pelaku UMKM. Aspirasi lain yang tidak kalah penting adalah permintaan tenda dan kursi untuk Rukun Duka, fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan sosial kemasyarakatan.

Di sektor ekonomi produktif, masyarakat juga menyoroti kebutuhan dukungan modal untuk usaha perbengkelan dan penjahitan, serta permohonan mesin katinting dan perahu fiber untuk memperkuat aktivitas nelayan setempat.

Dalam sambutannya, Frait Danial menegaskan bahwa pelaksanaan reses kali ini dilakukan menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Meski tanpa kemeriahan seperti biasanya, ia memastikan bahwa esensi reses tetap terjaga.

“Biasanya reses yang kami laksanakan mengundang banyak masyarakat yang hadir. Tapi dengan kondisi keuangan saat ini, kami hanya bisa melaksanakan kegiatan di kantor desa,” ujar Frait.

Namun, kesederhanaan itu sama sekali tidak mengurangi niat dan komitmen DPRD dalam menjemput aspirasi rakyat. Frait memastikan seluruh masukan masyarakat akan dibawa ke meja pembahasan.

“Yang terpenting bagi kami adalah mendengar langsung kebutuhan warga. Semua usulan akan kami bawa ke DPRD untuk dibahas bersama pemerintah daerah agar bisa direalisasikan sesuai prioritas,” tambahnya.

Reses di Desa Patoameme kembali menegaskan bahwa setiap suara masyarakat memiliki tempat, meski dalam kondisi anggaran yang terbatas. Komitmen wakil rakyat untuk mengawal setiap kebutuhan warga menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan desa.

Dengan segala aspirasi yang telah dihimpun, masyarakat Patoameme kini menunggu tindak lanjut nyata dari lembaga legislatif dan pemerintah daerah. Sebab, dari harapan-harapan inilah masa depan pembangunan desa dirajut lebih kuat.(Eustas Kidd)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *