Payango.id, | Boalemo – Setelah sekian bulan menunggu dengan sabar, akhirnya secercah harapan datang menyapa para tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit drg. Clara Gobel (RSCG) Boalemo.
Jasa medis yang tertunda sejak Januari 2025 kini perlahan mulai dicairkan. Kabar baik ini sontak menjadi angin segar di tengah kesibukan mereka melayani masyarakat.
Pengumuman gembira itu disampaikan langsung oleh Plt. Direktur RSCG, dr. Wahyudin Dangkua, Sp.PD, FINASIM, yang akrab disapa dr. Didin, pada Jumat (22/8/2025).
“Alhamdulillah, dengan hadirnya Perbup, jasa medis sudah mulai dibayarkan dari bulan Januari sampai Februari. Bulan Maret akan menyusul pada pembayaran berikutnya,” tutur dr. Wahyudin dengan penuh syukur.
Ucapan itu bagai embun penyejuk bagi para nakes yang selama ini terus bekerja tanpa mengenal lelah. Salah seorang perwakilan nakes mengungkapkan rasa syukurnya, “Ini bukan hanya soal uang, tapi juga bentuk apresiasi atas dedikasi kami.”
Dr. Wahyudin menegaskan, pencairan jasa medis ini bukan datang begitu saja, melainkan hasil dari koordinasi dan kerja sama yang rapi antara manajemen rumah sakit, pemerintah daerah, serta perhatian penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Boalemo.
Sementara itu, gaji rutin para nakes berstatus BLUD seperti perawat, bidan, dan dokter honorer tetap dibayarkan setiap bulan. Namun pencairan jasa medis ini terasa berbeda: menjadi pelengkap yang menguatkan semangat, sebuah tanda nyata bahwa kerja keras mereka dihargai.
Kini, dengan adanya pencairan ini, wajah para nakes kembali cerah. Semangat mereka kian membara untuk terus memberikan pelayanan medis yang terbaik bagi masyarakat Boalemo. Sebuah langkah maju yang bukan hanya soal angka rupiah, melainkan bukti kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam merawat para pahlawan kesehatan.
Di balik senyum yang merekah hari ini, tersimpan kisah panjang tentang kesabaran, pengabdian, dan keyakinan bahwa setiap penantian pasti berbuah manis pada waktunya. Euasta Kidd


















