Payango.id Boalemo – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, Puskesmas Saritani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo melaksanakan kegiatan pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar pertama, yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), 15 Mey 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Dusun Longgi, Desa Saritani dan Dusun Ampera, Desa Pangeya. Pemicuan STBM bertujuan untuk mengedukasi dan mendorong masyarakat agar menghentikan praktik buang air besar sembarangan dan beralih menggunakan jamban sehat demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
Penanggung jawab kegiatan, Riweningsih, SKM, selaku Pj Program Kesehatan Lingkungan (Kesling) Puskesmas Saritani, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam menekan angka penyakit berbasis lingkungan yang kerap muncul akibat sanitasi yang buruk.
“Melalui pendekatan pemicuan, kami tidak hanya memberi informasi, tetapi juga memicu kesadaran masyarakat akan dampak buruk dari BABS terhadap kesehatan lingkungan dan keluarga mereka sendiri,” jelasnya.
Metode yang digunakan dalam pemicuan ini antara lain melalui diskusi kelompok, simulasi, serta identifikasi kondisi lingkungan sekitar. Masyarakat diajak melihat langsung realita sanitasi di wilayahnya serta dampaknya terhadap kualitas hidup. Puskesmas Saritani berharap kegiatan ini dapat mendorong perubahan nyata dalam perilaku masyarakat, sehingga seluruh warga dapat memiliki akses dan kesadaran untuk menggunakan jamban sehat. Dengan demikian, target Desa Open Defecation Free (ODF) atau bebas BABS dapat segera tercapai.


















